Sambungan Ujung Katup: Flange, Berulir, Las, Wafer & Lug Dijelaskan

Oleh Tim Teknis Jingye Valve | Diperbarui Agustus 2026 | Waktu baca: 8 menit

Sambungan ujung adalah cara katup terpasang ke perpipaan Anda. Ini memengaruhi kelas tekanan, biaya, kemudahan perawatan dan kekencangan bocor. Panduan ini menjelaskan tipe utama — flange, berulir, las soket, las butt, wafer dan lug — serta kapan memilih masing-masing.

1. Tipe sambungan utama sekilas

SambunganCara penyambungannyaUkuran khasTekanan
Flange (berflange)Flange baut + gasket1/2" – 60"+Rendah hingga sangat tinggi
BerulirDisambung ulir pada pipa1/2" – 2"Rendah hingga sedang
Las soketLas fillet ke dalam soket1/2" – 2"Tinggi
Las butt (sambungan)Las butt ke pipa1/2" – 60"+Tinggi hingga sangat tinggi
WaferDijepit di antara dua flange2" – 60"+Rendah hingga sedang
LugDibaut ke flange melalui lug2" – 48"Rendah hingga sedang

2. Sambungan flange: serbaguna dan mudah dirawat

Katup flange memiliki flange berbaut di setiap ujung yang menyambung ke flange pasangannya dengan gasket. Ini adalah sambungan paling umum untuk katup yang lebih besar.

Kelebihan: mudah dipasang dan dilepas, menangani tekanan tinggi, bekerja di berbagai ukuran.

Kekurangan: lebih berat, lebih mahal, membutuhkan pemilihan gasket yang tepat untuk menghindari kebocoran.

3. Sambungan berulir: sederhana dan ekonomis

Katup berulir disekrup langsung ke ujung pipa. Pemasangannya cepat dan murah.

Kelebihan: biaya rendah, pemasangan cepat, tanpa las.

Kekurangan: terbatas pada ukuran kecil (≤2") dan tekanan rendah; ulir dapat bocor jika tidak disegel dengan benar.

4. Sambungan las: anti bocor dan permanen

Las soket (ukuran kecil, tekanan tinggi): pipa masuk ke dalam soket dan dilas fillet.

Las butt (ukuran lebih besar, tekanan/suhu tinggi): pipa dilas butt ke ujung katup untuk sambungan yang halus, kuat dan anti bocor.

Kelebihan: sangat kuat, tanpa gasket yang bisa bocor, ideal untuk layanan tekanan dan suhu tinggi.

Kekurangan: permanen — katup tidak dapat dilepas tanpa memotong pipa.

5. Sambungan wafer dan lug (katup kupu-kupu)

Wafer: badan katup dijepit di antara dua flange menggunakan baut panjang. Kompak dan ekonomis — sambungan katup kupu-kupu yang paling umum.

Lug: katup memiliki lug berulir sehingga dapat dibaut ke flange. Dapat dilepas dari satu sisi tanpa mengganggu pipa seberang — ideal untuk layanan ujung saluran.

6. Cara memilih sambungan yang tepat

  1. Ukuran besar atau tekanan tinggi? → Flange atau las butt.
  2. Ukuran kecil, tekanan rendah, biaya rendah? → Berulir.
  3. Sambungan permanen berintegritas tinggi? → Las soket/butt.
  4. Katup kupu-kupu, kompak dan ekonomis? → Wafer; pilih lug jika Anda mungkin perlu melepasnya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa perbedaan antara sambungan katup flange dan berulir?

Flange menggunakan permukaan berbaut dengan gasket — mudah dilepas dan menangani tekanan lebih tinggi. Berulir disekrup ke pipa — lebih murah dan cepat tetapi terbatas pada ukuran lebih kecil dan tekanan lebih rendah.

Kapan saya harus menggunakan sambungan katup las?

Gunakan las soket untuk ukuran kecil dan tekanan tinggi, serta las butt untuk ukuran lebih besar dan layanan tekanan/suhu tinggi. Sambungan las bersifat permanen dan anti bocor.

Apa perbedaan antara sambungan katup wafer dan lug?

Wafer dijepit di antara flange dengan baut panjang (kompak, ekonomis). Lug memiliki lug berulir sehingga katup dibaut ke flange dan dapat dilepas tanpa mengganggu perpipaan.

Sambungan ujung katup mana yang terbaik?

Tergantung pada ukuran, tekanan, kemampuan dilepas dan anggaran. Flange untuk besar/tekanan tinggi dan perawatan mudah; berulir untuk kecil bertekanan rendah; las untuk permanen berintegritas tinggi; wafer/lug untuk katup kupu-kupu.

Butuh katup dengan sambungan ujung tertentu?

Beri tahu kami ukuran, material, tekanan dan tipe sambungan Anda. Kami menyediakan katup flange, berulir, las, wafer dan lug.

Tanyakan Insinyur di WhatsApp Hubungi Kami
WhatsApp W